Selain sebagai daerah produsen beras, wilayah Jember bagian utara yang topografinya berbukit -bukit dan bergunung-gunung, relatif baik untuk perkembangan tanaman keras dan tanaman perkebunan lainnya. Produksi unggulan perkebunan andalan Jember yakni komoditi tembakau. Tanaman ini telah lama mengakar hampir diseluruh kawasan di Kabupaten Jember, sehingga wajar dalam pengembangannya selalu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Jember.
Meski persoalan pertembakauan dari tahun ketahun selalu sama dan tergolong klasik, dimana harga jual dipasaran sangat bergantung pada pihak pabrikan (pabrik rokok). Maka agar para petani tembakau Jember tidak selalu pada pihak yang dirugikan, berbagai upaya dan terobosan terus dilakukan. Salah satunya Pemerintah Kabupaten Jember berusaha menjembatani dua kepentingan antara petani dengan pengusaha tembakau dengan konsep kemitraan. Melalui potensi tanaman tembakau ini , Kabupaten Jember telah lama terkenal dan melegenda sebagai “Kota Tembakau” sebagai salah satu daerah produsen dan penghasil tembakau terbesar dengan produk yang berkualitas. Tidak hanya di pasar nasional, bahkan telah lama kota Jember dikenal dibeberapa Negara Eropa seperti Bremen – Jerman.
TABEL
PRODUKSI TEMBAKAU
KABUPATEN JEMBER
TAHUN : 2004-2007
|
NO |
URAIAN |
2004 |
2005 |
2006 |
2007 |
|
I. II. |
Luas Panen Na Oogst Voor Oogst Kasturi Voor oogst Rajang Voor Oogst White Burley Produksi(ton) |
11.807 130.127 |
7.686
83.826 |
3.117,90
3.743,73 |
3.551,50
5.294,44 |
KOPI DAN KAKAO
Tanaman kopi dan kakao atau coklat juga cukup potensial ditanam di areal perkebunan di Kabupaten Jember. Karena potensinya tersebut, pengusahaannya tidak hanya dikelola oleh rakyat tetapi juga dikelola oleh pihak BUMN (PT. Perkebunan Nusantara XII), Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) dan swasta. Total areal perkebunan kopi di Jember 16.882 Ha dengan pengusahaan kopi rakyat seluas 4.911 Ha yang tersebar di 27 kecamatan dengan areal terluas berada di Kecamatan Silo. Selanjutnya sebanyak 14 kebun dengan luas areal 6.009 Ha dikelola oleh PT. Perkebunan Nusantara XII (PTPN XII), 7 kebun seluas 2.267 Ha dikelola oleh Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) dan 10 kebun dengan luas areal 3.695 Ha dikelola oleh pihak swasta.
Sedang produktivitas tanaman kopi dalam setiap hektarnya untuk kopi rakyat mencapai 6,40 ton, pengusahaan melalui PTPN XII mencapai 4,09 ton, pengusahaan kopi melalui PDP mencapai 5,99 ton dan pengusahaan oleh pihak swasta mencapai 5,24 ton. Sementara untuk komoditi tanaman perkebunan kakao di Jember dari total luas areal 4.641 hektar semua diusahakan oleh perusahaan perkebunan seperti PTPN XII mengelola 4 kebun dengan luas 3.914 hektar, 3 kebun seluas 216 hektar dikelola oleh PDP dan sebanyak 5 kebun dikelola oleh swasta dengan luas areal 511 hektar.
Dalam setiap hektarnya produktivitas tanaman perkebunan kakao yang dikelola oleh PTPN XII mencapai 3,27 ton. Sedang yang dikelola oleh PDP dan swasta masing-masing mencapai 4,93 ton dan 7,67 ton. Selain kopi dan kakao lainnya yang banyak ditanam antara lain tebu, cengkeh, vanili, lada, kelapa dan tanaman perkebunan lainnya sebagaimana dapat dilihat pada tabel berikut :
TABEL
PERKEMBANGAN TANAMAN PERKEBUNAN
KABUPATEN JEMBER
TAHUN : 2004 – 2007
|
NO |
URAIAN |
2001 |
2002 |
2003 |
2004 |
|
I. II. |
Luas Area (Ha) Kelapa Kopi Lada Cengkeh Kapuk Panili Pinang Jambu mete Produksi (Kw) |
11.585,54 127.159,00 |
11.876,84 127.822,80 |
12.080,69 14.32,19 |
12.867,23 14.060,08 |
DIarsipkan di bawah: JeMber